Breaking News
Loading...
Saturday, April 12, 2014

Pertama dalam Sejarah Keenergian Indonesia, Peta Nasional Energi Laut Diresmikan Pengunaannya

2:10:00 AM


Untuk pertama kalinya di Indonesia, Peta Potensi Energi Laut Nasional yang telah ditandatangani oleh Menteri ESDM Jero Wacik, diresmikan penggunaannya oleh Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo, di Graha Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya, Jum’at, 7 Maret 2014. Potensi energi laut tersebut terdiri dari tiga jenis sumber energi, yaitu energi arus laut, energi gelombang laut dan energi panas laut. Peresmian peta potensi energi laut tersebut bertepatan dengan Kuliah Umum Energi Laut oleh Wamen ESDM di kampus ITS, sekaligus penandatanganan kerjasama antara Badan Litbang ESDM dan ITS, serta persiapan pelaksanaan pilot percontohan energi laut di Indonesia, yang merupakan amanat dari Kebijakan Energi Nasional yang diusulkan Dewan Energi Nasional dan telah disetujui oleh DPR.

Wamen Susilo optimis bahwa dengan diresmikannya peta potensi ini, Indonesia memiliki satu basis data yang sama secara nasional sebagai pedoman pengembangan energi laut sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang Energi, nomor 30/2007. Klasifikasi potensi energi laut dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu potensi teoritis, potensi teknis dan potensi praktis. Pemetaan potensi energi laut tersebut dilaksanakan oleh Badan Litbang ESDM bekerjasama dengan ASELI (Asosiasi Energi Laut Indonesia) dan berbagai kementerian/lembaga dan perguruan tinggi, yaitu Puslitbang Geologi Kelautan (PPPGL), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), yang sekaligus sebagai Ketua ASELI dan Guru Besar ITS, Prof. Dr. Mukhtasor menjelaskan bahwa peta potensi energi laut yang diresmikan oleh Pemerintah pada 2014 ini adalah hasil pemutakhiran data dari eksplorasi energi laut yang sebelumnya telah diratifikasi oleh ASELI pada tahun 2011. “Selama tiga tahun terakhir, kegiatan nasional eksplorasi sumber energi laut dari jenis arus laut, gelombang laut dan panas laut sangat intensif dilakukan oleh Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan,  BPPT dan Perguruan Tinggi. Dan secara nasional, kita mendapatkan peningkatan sekitar 24%, dimana potensi praktis energi laut pada tahun 2011 yang lalu sebesar 49.000 MW meningkat menjadi lebih dari 60.000 MW pada tahun 2014.".

sumber : http://den.go.id/

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer